siswa ber-KAIZEN

… upaya membangun karakter PROBLEM SOLVING, menuju INDONESIA yang lebih baik.

Manajemen Kaizen

Untuk mencapai kualitas maksimal seseorang harus terus menantang dirinya untuk terus berkembang. Di Jepang dikenal suatu istilah Kaizen yang berarti memfokuskan pada usaha meningkatkan kualitas produk dan jasa secara terus menerus. Dalam ilmu Kaizen tidak dikenal rasa puas yang instan, tidak ada titik puncak dimana sebuah hasil telah maksimal, pokoknya harus ada usaha meningkatkan sesuatu. Kaizen   dapat diartikan “perbaikan yang berkesinambungan”.  Jika dikaitkan dengan kehidupan personal sesorang maka filsafat kaizen mengaskan bahwa hidup kita hendaknya fokus pada upaya perbaikan terus-menerus.  Pada penerapannya dalam perusahaan, kaizen mencakup pengertian perbaikan berkesinambungan yang melibatkan seluruh pekerjanya, dari manajemen tingkat atas sampai manajemen tingkat bawah. Kaizen mengajarkan agar seseorang berkomitmen secara konstan, dengan proses yang konstan, biasa disebut dengan singkatan CANI (Constant And Never Ending Improvement).

Jika Anda mampu memfokuskan diri Anda dan secara konstan menigkatkan sesuatu yang telah Anda capai dan secara konstan Anda tetap melakukan inovasi dan kreativitas dan terus menemukan sesuatu yang dapat dikembangkan dan dihasilkan maka Anda seorang Kaizen.

Dalam kaizen manajemen memiliki dua fungsi utama: Pemeliharaan: Kegiatan ini dapat menyangkut pemeliharaan teknologi, sistem manajemen, dan standar operasional melalui pelatihan, kedisiplin dengan tujuan agar semua karyawan dapat mematuhi prosedur pengoperasian standar (Standard Operating Procedure) yang telah dimiliki atau ditetapkan.  Sedangkan  aspek kedua yaitu Perbaikan: merupakan kegiatan perbaikan ini diarahkan untuk meningkatkan standar yang ada.

Kedua fungsi ini disimpulkan sebagai Pemeliharaan dan Perbaikan Standar. Perbaikan ini sendiri dapat terbagi menjadi kaizen dan inovasi.  Kaizen bersifat perbaikan kecil yang berlangsung oleh upaya berkesinambungan, sedangkan inovasi merupakan perbaikan drastis sebagai hasil dari investasi sumber daya berjumlah besar dalam teknologi atau peralatan.  Kaizen menekankan pada upaya manusia, moral, komunikasi, pelatihan, kerja sama, pemberdayaan dan disiplin diri, yang merupakan pendekatan peningkatan berdasarkan akal sehat, berbiaya rendah namun efisien.

 

Komitmen Kualitas

Sasaran akhir kaizen adalah tercapainya Kualitas, pada praktiknya kaizen menempatkan kualitas pada prioritas tertinggi.  Kaizen mengajarkan bahwa perusahaan tidak akan mampu bersaing jika kualitas produk dan pelayanannya tidak memadai, sehingga komitmen manajemen terhadap kualitas sangat dijunjung tinggi. Kaizen menekankan bahwa tahap pemrosesan dalam perusahaan harus disempurnakan agar hasil dapat meningkat, sehingga dapat disimpulkan bahwa filsafat ini mengutamakan proses.  Dalam kaizen dipercaya bahwa proses yang baik akan memberikan hasil yang baik pula.

Satu-satunya kepastian sejati dalam pertumbuhan diri Anda atau perusahaan Anda adalah dengan memastikan bahwa Anda sedang melakukan upaya meningkatkan diri Anda dalam berbagai cara setiap hari. Setiap hari Anda harus selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup. Banyak orang menggunakan kata “hari ini lebih baik dari kemarin” untuk memotivasi dirinya, dan tidak lain prinsip itu merupakan prinsip seorang yang memiliki filosofi Kaizen.

courtesy : inspirasi jiwa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 21, 2011 by in 03. Kaizen Article.
%d bloggers like this: