siswa ber-KAIZEN

… upaya membangun karakter PROBLEM SOLVING, menuju INDONESIA yang lebih baik.

Berubah Ala Kaizen Jepang

Kai berarti perubahan dan Zen berarti baik. Kaizen adalah istilah bahasa Jepang terhadap konsep continous incremental improvement. Jadi, Kaizen mengandung pengertian melakukan perubahan agar lebih baik secara terus menerus dan tiada berkesudahan.

Prinsip yang berlaku adalah good enough is never good enough. Masaaki Imai memberikan rencana lima langkah ‘Kaizen five step plan’ yaitu : Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke.

Langkah pertama : Seiri (mengatur atau membereskan). Langkah ini bertujuan memisahkan antara yang perlu dan tidak perlu serta membuang atau menyingkirkan yang tidak perlu. Yuk! Cek kembali surat atau dokumen di laci anda. Buka kembali file holder dan tas kerja anda. Juga periksa sistem data file di komputer jinjing dan personal komputer kantor anda. Adakah yang sudah tak perlu ladi disimpan, atau salah penempatan, bahkan perlu anda buang ?

Langkah kedua : Seiton (menyimpan dengan teratur). Periksa dan letakkan dengan benar alat dan material yang harus anda simpan. Tempatkan dengan tepat dan teratur sehingga saat dibutuhkan anda dapat dengan mudah menemukannya. Oya … hal ini berlaku juga untuk lemari pakaian anda. Jika memungkinkan di akhir pekan susun kembali segala peralatan dapur anda. Tak lupa garasi beserta segala pernik kendaraan, tata kembali dengan teratur. Ajak anak anda untuk menyimpan dengan tepat peralatan dan baju sekolahnya.

Langkah ketiga : Seiso (membersihkan). Peliharalah kebersihan tempat kerja, rumah, lingkungan anda sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan efisien.

Langkah keempat : Seiketsu (kebersihan pribadi). Bila lingkungan sudah bersih … tentu kebersihan diri adalah hal utama yang harus anda perhatikan. Di tempat kerja, biasakanlah agar anda terlihat bersih dan rapi sehingga memiliki penampilan yang mencerminkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas kerja. Begitupun anda di rumah tetap harus terlihat bersih dan rapi, bukan ?

Langkah kelima : Shitsuke (disiplin). Nah … langkah ini mencakup ketaatan terhadap prosedur kerja yang baku. tentu hal ini membutuhkan disiplin pribadi. Di tempat kerja, di rumah, maupun di lingkungan tempat anda tinggal, disiplin adalah hal penting yang harus terus dijaga. Sehingga langkah 1-4 dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik secara terus menerus : bukan angin-anginan atau hangat-hangat t*h* ayam …

Sistem nilai Kaizen yang dapat anda terapkan di tempat kerja berupa Kaizen Umbrella terdiri dari : (1) fokus pada pelanggan; (2) pengendalian kualitas terpadu; (3) robotik; (4) gugus kendali kualitas; (5) sistem saran; (6) otomatisasi; (7) disiplin di tempat kerja; (8) pemeliharaan produktivitas terpadu; (9) kanban; (10) penyempurnaan kualitas; (11) tepat waktu; (12) tanpa cacat; (13) aktivitas kelompok kecil; (14) hubungan kerja sama karyawan-manajemen; (15) pengembangan produk baru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 21, 2011 by in 03. Kaizen Article.
%d bloggers like this: