siswa ber-KAIZEN

… upaya membangun karakter PROBLEM SOLVING, menuju INDONESIA yang lebih baik.

Menyesuaikan gaya kepemimpinan Anda

Kemungkinannya adalah bahwa cepat atau lambat Anda akan memimpin sebuah tim pemecahan masalah. Bila Anda melakukannya, pastikan bahwa Anda menggunakan gaya kepemimpinan yang tepat.

Tidak ada satu gaya kepemimpinan yang paling efektif dalam semua situasi. Sebaliknya, Anda harus menyesuaikan gaya Anda tergantung pada keterampilan dan kepercayaan diri tim Anda. Ini disebut kepemimpinan situasional, itu pertama kali dikembangkan oleh Ken Blanchard dan Hersey Paul. Berikut ini adalah variasi tersebut:

Ada empat gaya kepemimpinan. Anda harus menggunakan salah satu yang paling cocok untuk tim Anda dalam situasi tertentu

. S1 – Menceritakan Jika tim Anda tidak memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk melakukan pekerjaan itu, Anda, sebagai seorang pemimpin, harus menunjukkan arah solusi tersebut: memutuskan sendiri tentang apa yang harus dilakukan dan instruksi tim Anda.  Sisi positifnya gaya kepemimpinan ini, memiliki kontrol ketat pada tugas: Anda tahu persis bagaimana hal tersebut terjadi dan Anda dapat membuat perubahan yang sesuai dengan cepat ketika masalah timbul. Tapi Anda harus terus termotivasi setiap saat, terutama ketika Anda mulai jenuh. Juga, ini akan membatasi kemampuan tim untuk berkembang.

S2 – Jual. Ketika tim Anda tidak memiliki keterampilan untuk melakukan tugas tersebut tetapi bersedia bekerja dalam hal itu, Anda bisa mulai melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan dengan mendengarkan masukan mereka. Anda akan menghabiskan lebih banyak upaya mempengaruhi mereka, melibatkan mereka di dalam mengambil keputusan. Di sini, Anda menghargai masukan dari anggota tim. Pendekatan ini memiliki beberapa positif diantaranya terwujudnya kebijaksanaan kolektif. Namun ini datang pada mengorbankan banyak pertemuan dan dapat melelahkan bagi pemimpin.

S3 – Mengembangkan. Kadang-kadang tim memiliki keterampilan untuk melakukan pekerjaan tetapi tidak memiliki kepercayaan diri untuk melakukannya. Tugas pemimpin adalah secara aktif mendengarkan, melatih dan berbagi dalam proses pengambilan keputusan. Dalam situasi ini, Anda menghadiahi anggota tim untuk memberikan saran.

S4 – Mendelegasikan. Ketika tim memiliki kedua keterampilan dan kepercayaan diri untuk melakukan tugas, pemimpin dapat mendelegasikan tugas, membiarkan tim membuat keputusan dan hanya memantau proses.

Tidak ada gaya kepemimpinan tertentu, yang secara mutlak lebih baik daripada yang lain. Sebaliknya, mengadopsi gaya kepemimpinan yang tepat dalam setiap situasi menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas kinerja tim.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 18, 2011 by in 07. Best Practice.
%d bloggers like this: